Review Film Drunken Master
Review Film Drunken Master. Film Drunken Master (1978) tetap menjadi salah satu karya bela diri paling ikonik dan menghibur hingga akhir 2025. Disutradarai Yuen Woo-ping dan dibintangi Jackie Chan sebagai Wong Fei-hung, film ini menceritakan perjalanan seorang pemuda pemberontak yang belajar gaya bela diri mabuk untuk melawan penjahat. Dengan komedi fisik khas Jackie Chan, aksi yang kreatif, dan pesan tentang disiplin, film ini jadi standar emas genre kung fu komedi dan masih sering ditonton ulang karena keaslian dan tawa yang tak lekang waktu. BERITA BOLA
Aksi dan Koreografi yang Inovatif: Review Film Drunken Master
Aksi di Drunken Master sangat inovatif dan penuh kreativitas. Jackie Chan menampilkan gerakan gaya mabuk yang lucu tapi efektif, seperti saat ia berpura-pura mabuk sambil bertarung. Koreografi disusun dengan fokus pada komedi fisik dan kecepatan, tanpa efek berlebih. Setiap pukulan, tendangan, dan jatuh terasa nyata, dengan suara yang tajam dan gerakan yang mulus. Adegan-adegan seperti latihan dengan guru mabuk atau pertarungan akhir jadi ikonik karena campuran antara tawa dan ketegangan. Di akhir 2025, aksi ini masih dipuji karena autentik dan tidak bergantung pada efek visual—semua dilakukan langsung oleh aktor dengan latihan fisik berat.
Performa Jackie Chan yang Legendaris: Review Film Drunken Master
Jackie Chan memberikan penampilan terbaik dalam kariernya sebagai Wong Fei-hung. Ia berhasil membuat karakter yang awalnya ceroboh dan pemberontak perlahan berubah jadi master bela diri yang bijak. Ekspresi wajahnya yang berlebihan, gerakan tubuh yang absurd, dan timing komedi yang tepat membuat setiap adegan lucu terasa alami. Jackie Chan tidak hanya menampilkan keterampilan bela diri, tapi juga komedi fisik yang ikonik. Pemeran pendukung seperti Yuen Siu-tien sebagai guru mabuk dan Hwang Jang-lee sebagai antagonis juga memberikan kontribusi yang kuat. Di 2025, penampilan Jackie Chan masih sering disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam komedi bela diri, terutama karena ia berhasil membuat karakter konyol tapi tetap relatable.
Narasi Sederhana tapi Penuh Pesan
Cerita Drunken Master sederhana tapi efektif: pemuda pemberontak belajar disiplin melalui bela diri mabuk. Film ini pintar menyeimbangkan komedi dengan momen emosional ringan—seperti saat Wong Fei-hung mengajari murid atau menghadapi masa lalu. Di tengah kekacauan, film ini menyisipkan pesan tentang ketekunan dan tanggung jawab. Di era film action modern yang sering rumit, kesederhanaan ini jadi kekuatan. Film ini berhasil membuat penonton tertawa sekaligus terinspirasi tanpa terasa menggurui.
Kesimpulan
Drunken Master tetap jadi film bela diri komedi terbaik yang pernah dibuat. Dengan aksi inovatif, performa Jackie Chan yang legendaris, dan narasi sederhana tapi penuh pesan, film ini berhasil menggabungkan tawa dan hiburan dengan sempurna. Di akhir 2025, film ini masih sering ditonton ulang karena kemampuannya membuat penonton tertawa lepas sambil terinspirasi. Film ini membuktikan bahwa bela diri bisa jadi seni yang lucu dan bermakna. Bagi yang belum menonton, film ini wajib dicoba—terutama untuk melihat bagaimana satu pemuda bisa jadi master bela diri dengan gaya mabuk. Drunken Master adalah bukti bahwa tawa paling besar sering lahir dari hal-hal paling sederhana dan kreatif.
