Review Film Back in Action: Pasangan Pensiun
Review Film Back in Action: Pasangan Pensiun. Back in Action yang tayang di Netflix pada 17 Januari 2025 menjadi sorotan karena menandai kembalinya Cameron Diaz ke layar lebar setelah absen selama satu dekade. Dibintangi bersama Jamie Foxx, film aksi komedi ini disutradarai Seth Gordon dan mengisahkan pasangan mantan agen CIA yang terpaksa kembali ke dunia spionase setelah identitas rahasia mereka terbongkar. Durasi sekitar 114 menit terasa ringan dengan campuran aksi, humor keluarga, dan elemen romansa. Meski mendapat respons beragam dari kritikus, film ini berhasil jadi tontonan menghibur bagi penggemar genre spy comedy yang mencari hiburan santai tanpa beban berat. BERITA TERKINI
Sinopsis dan Alur Cerita: Review Film Back in Action: Pasangan Pensiun
Cerita dimulai dari misi terakhir Matt (Jamie Foxx) dan Emily (Cameron Diaz) sebagai agen CIA 15 tahun lalu. Saat itu, mereka berhasil mencuri perangkat berbahaya bernama Industrial Control Systems (ICS) yang bisa mengendalikan sistem elektronik apa pun, tapi misi berakhir dramatis dengan pesawat yang hampir jatuh. Emily mengungkapkan kehamilannya, membuat mereka memutuskan pensiun dan hidup incognito sebagai keluarga biasa di pinggiran Atlanta.
Kini, Matt dan Emily menjalani kehidupan normal dengan dua anak: remaja pemberontak Alice dan anak laki-laki geek Leo. Namun, identitas mereka terungkap setelah video viral menunjukkan Emily bertarung di klub malam saat mengawasi Alice. Bos lama mereka, Chuck, muncul dan memaksa mereka kembali beraksi karena perangkat ICS yang disembunyikan Matt masih dicari musuh. Keluarga pun terlibat, termasuk ibu Emily, Ginny (Glenn Close), yang ternyata punya masa lalu sebagai agen.
Alur bergerak cepat dari kejar-kejaran di pinggiran kota hingga misi di Inggris, melibatkan penyelamatan anak-anak yang diculik dan perebutan perangkat. Ada momen lucu dari kontras antara kehidupan keluarga biasa dan aksi mata-mata, plus chemistry pasangan yang bercanda sambil bertarung. Meski plot terasa familiar seperti campuran Mr. & Mrs. Smith dengan sentuhan keluarga, eksekusinya tetap menghibur dengan tempo yang pas.
Performa Aktor dan Produksi: Review Film Back in Action: Pasangan Pensiun
Cameron Diaz kembali dengan energi tinggi, membuktikan ia masih lincah dalam adegan aksi dan punya karisma alami sebagai ibu sekaligus agen tangguh. Jamie Foxx melengkapi dengan humor khasnya—santai tapi tangguh—membuat pasangan mereka terasa kompak dan menyenangkan. Chemistry keduanya jadi kekuatan utama, terutama saat berdebat atau saling menyelamatkan.
Glenn Close sebagai Ginny memberikan sentuhan eksentrik dan lucu, sementara Kyle Chandler sebagai Chuck serta Andrew Scott sebagai antagonis menambah kedalaman. Pemeran anak-anak juga solid, menunjukkan dinamika keluarga yang realistis. Produksi Netflix terlihat mewah: lokasi beragam dari Atlanta hingga Inggris, adegan aksi yang rapi (termasuk kejar-kejaran speedboat), dan efek visual yang mendukung tanpa berlebihan. Musik dan editing membantu menjaga ritme agar tetap ringan dan fun.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan terbesar Back in Action adalah hiburannya yang mudah dinikmati—campuran aksi seru, humor keluarga, dan pesan hangat tentang prioritas keluarga di tengah bahaya. Penampilan Diaz dan Foxx membuat film ini terasa segar, terutama bagi yang merindukan aksi komedi klasik. Elemen romansa pasangan pensiun yang kembali ke medan perang juga menambah daya tarik emosional.
Di sisi lain, ceritanya cukup generik dan predictable, dengan beberapa momen yang terasa klise. Humor kadang tidak terlalu tajam, dan plot terlalu mengandalkan formula standar tanpa banyak kejutan. Beberapa kritikus menyebutnya sebagai Netflix movie tipikal: mahal tapi mudah dilupakan setelah selesai.
Kesimpulan
Back in Action adalah aksi komedi ringan yang berhasil memanfaatkan kembalinya Cameron Diaz dan pesona Jamie Foxx dengan baik. Film ini bukan masterpiece, tapi cukup menghibur sebagai tontonan keluarga atau pasangan yang ingin sesuatu yang santai, penuh aksi, dan sedikit tawa. Jika Anda suka cerita pasangan pensiun yang terpaksa kembali beraksi sambil menjaga keluarga, film ini patut dicoba di Netflix. Ia membuktikan bahwa terkadang hiburan sederhana dengan bintang favorit sudah cukup untuk membuat malam lebih menyenangkan.
